Kuliah Umum Internet of Things (IoT) Prodi Teknik Multimedia dan Jaringan 2021

Kuliah umum merupakan kegiatan rutinitas yang dilakukan setiap tahunnya untuk setiap prodi di Jurusan Teknik Informatika dan Komputer. Kuliah umum Teknik Multimedia dan Jaringan tahun ini mengusung tema IoT (Internet of Thing) dan Cyber Security. Internet of Things yang juga dikenal dengan IoT merupakan sebuah konsep yang masih terus berkembang sehingga tidak memiliki definisi pasti. IoT menggunakan pemrograman untuk menghasilkan interaksi antar mesin tanpa campur tangan manusia. Interaksi tersebut memanfaatkan konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus. Komunikasi antar mesin atau benda yang menggunakan teknologi IoT dapat berupa pertukaran data atau pengendalian jarak jauh. Teknologi tersebut juga menjadi pendukung utama pembangunan kota pintar atau smart city.

Cyber Security adalah teknologi, proses pelindungan system, data, jaringan dan program dari ancaman atau serangan digital, sedangkan manfaat dari ciber security sendiri adalah untuk menjaga dan mencegah penyalahgunaan akses maupun pemanfaatan data dalam system teknologi informasi dari seseorang yang tidak memiliki hak untuk mengakses maupun memanfaatkan data dalam system tersebut. 

Kegiatan kuliah umum dilaksanakan pada hari kamis, 3 Juni 2021 dimulai dari pukul 08.00, dilakukan secara daring (online) menggunakan media aplikasi Zoom. Peserta yang mengikutinya dikhususkan untuk mahasiswa Teknik Multimedia dan Jaringan, serta dosen-dosennya. namun tidak menutup kemungkinan untuk mahasiswa dan juga dosen dari prodi lain untuk bergabung. Narasumber yang diundang dalam kegiatan ini kompeten dibidangnya, yaitu bapak Rino dan bapak Budiarto.

Bapak Rino membahas mengenai cybersecurity, beliau seorang pegawai BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) dan juga staf sespri presiden bidang keamanan siber. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh para peserta khususnya peserta dosen ditanggapi dengan sangat baik sekali, demikian juga pertanyaan-pertanyaan dari mahasiswa.

Salah satu pertanyaan dari peserta dosen menanyakan tentang isu yang sedang hangat yaitu bocornya data kependudukan warga Indonesia, jawaban dari narasumber sangat lugas sekali, yaitu kejadian tersebut dapat terjadi karena adanya pihak ketiga dalam penyimpanan data-data sensitif tersebut. Pertanyaan lainnya dari seorang mahasiswa yang bertanya mengenai teknik-teknik yang dapat melakukan kebocoran tersebut seperti apa, sehingga dapat melakukan pencegahan-pencegahan agar tidak terulang kembali, lagi-lagi dijawab secara lugas oleh narasumber yaitu untuk lebih "aware" untuk mengamankan data-data pribadi ataupun data-data sensitif lainnya, seperti tidak menyebarkannya dimedia sosial, tidak menyimpan data-data tersebut dipihak ketiga, dan lebih khusus lagi untuk meminta agar pemilik provider untuk lebih bertanggung jawab dalam mengamankan data-data pelanggannya.

Sesi kedua pada kegiatan kuliah umum ini membahas mengenai Internet of Thing (IoT) yang dibawakan oleh Bapak Budiarto, beliau seorang ahli dibidang IoT yaitu seorang praktisi sekaligus sebagai Founder & Co-Founder PT. Konekthing Benda Pintar. Tidak kalah serunya dengan pembahasan pada cybersecurity, Internet of Thing saat ini sedang "booming" seperti halnya cybersecurity. Narasumber juga menjelaskan bagaimana cara membangun suatu alat-alat yang berkomputerisasi beserta pilihan-pilihan spare-part yang dapat digunakan. Selain itu juga dijelaskan penggunaan-penggunaan dari masing-masing spare-part tersebut.

Pertanyaan - pertanyaan untuk sesi ini lebih didominasi oleh peserta mahasiswa. salah satu pertanyaan yang menarik yaitu berapa rata-rata biaya yang dibutuhkan untuk merancang suatu alat IoT. jawaban dari narasumber sangat jelas sekali, bahwa untuk merancang bangun suatu alat IoT didasarkan kepada pilihan dari spare part yang akan digunakan, permodul yang akan digunakan berbeda-beda dari sisi harganya, sehingga ketika ingin merancang bangun alat IoT dapat disesuaikan dengan "budget" yang dimiliki.

Waktu berjalan selama kurang lebih 4 jam, peserta sangat antusias dalam mengikuti acara kegiatan kuliah umum, sehingga waktu 4 jam terasa berjalan dengan cepat karena diisi dengan diskusi tanya jawab antara peserta dengan narasumber. Ditambah lagi dengan host yang cukup aktif dalam memberikan tanggapan-tanggapan baik dari pertanyaan maupun dari narasumber untuk menjembataninya. Acara kegiatan kuliah umum ditutup pada pukul 12 siang waktu setempat.